Selandia Baru pada laga pertama memang belum mampu meraih kemenangan, tetapi hasil imbang 2-2 melawan Iran sudah melampaui ekspektasi publik. Kerja sama Wood dan Just di lini depan menunjukkan ancaman tertentu, sementara jarak lari serta intensitas duel seluruh tim juga berada pada level yang tinggi. Meski tingkat kemenangan mereka dalam 10 laga terakhir tidak tinggi, Selandia Baru beberapa kali mampu menahan handicap saat menghadapi tim kuat, menunjukkan daya juang yang sangat besar. Keunggulan Selandia Baru dalam duel fisik dan bola udara akan menjadi senjata kunci untuk menghadapi gaya bermain teknis Mesir.
Mesir pada laga pertama menahan Belgia 1-1, dan disiplin di lini pertahanan patut diapresiasi. Namun di lini serang, Mesir hanya mencatat 2 tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan, sementara kerja sama Salah dan Marmoush di lini depan kurang padu. Menghadapi pressing tinggi Belgia, organisasi serangan Mesir beberapa kali terhenti. Dalam 10 laga terakhir, Mesir memang memiliki persentase tak terkalahkan yang tinggi, tetapi efisiensi serangan mereka juga rendah, dengan rata-rata hanya 1,1 gol per pertandingan.
Pada laga ini, handicap Asia pembuka adalah tuan rumah mendapat setengah hingga satu gol, dan menjelang laga naik menjadi menerima satu gol. Sementara itu, water level tim tamu naik dari kisaran 0,78-0,85 yang rendah-menengah menjadi level tinggi 1,00-1,08. Dari setengah-satu naik ke satu gol, kepercayaan institusi terhadap Mesir tampak meningkat, tetapi masalahnya ada pada pergerakan water level—setelah handicap naik, water level tim tamu bukannya turun malah justru naik, dan di banyak institusi muncul water level tinggi di atas 1,00. Dalam kondisi dasar Mesir yang sangat membutuhkan kemenangan, institusi sebenarnya bisa saja menekan water level ke bawah 0,90 untuk mengurangi risiko pembayaran, tetapi mereka tidak melakukannya. Ini berarti dana pasar mengalir besar ke arah Mesir, namun institusi tidak menurunkan water level untuk mengendalikan risiko pembayaran.
Di sisi odds Eropa, kemenangan tim tamu turun dari kisaran 1,60-1,65 menjadi 1,45-1,50, hasil imbang naik dari 3,60-3,80 menjadi 4,20-4,50, sedangkan kemenangan tuan rumah melonjak dari 5,50-6,00 menjadi 7,00-8,00. Penurunan kemenangan tim tamu tergolong terbatas, sementara kenaikan odds imbang belum sepenuhnya menutup kemungkinan Selandia Baru meraih poin.
Keunggulan Selandia Baru dalam duel fisik dan bola mati berpeluang memberi ancaman ke lini belakang Mesir.
Rekomendasi handicap Asia: Selandia Baru menerima satu gol.