【Catatan di pinggir lapangan】Ceko memberi handicap setengah bola, ini handicap berbasis kekuatan, bukan berdasarkan popularitas
Setelah menonton Piala Dunia selama dua puluh tahun dan baru saja meninjau ulang rekaman penuh laga kedua tim di babak pertama, saya akan langsung beri kesimpulan: Ceko -0,5 di pertandingan ini benar-benar didukung kekuatan nyata, dan ini termasuk arah yang cukup aman dalam referensi biasa.
Jangan bahas Ceko yang sempat dibalikkan Korea di laga pembuka. Saat itu, lini belakang mereka beberapa kali lengah dan memberi peluang, tetapi dominasi dalam permainan terbuka sepanjang laga tetap terlihat. Masalah Afrika Selatan bersifat struktural — dua gelandang utama mereka sama-sama absen karena skorsing, satu adalah perisai pertahanan dan satu lagi metronom pengatur tempo distribusi bola, artinya poros tengah mereka langsung putus. Di laga pertama melawan Meksiko, lini tengah mereka sudah kewalahan, dan sekarang tanpa dua pemain inti, bukan cuma membangun serangan balik efektif yang dipertanyakan, bahkan untuk menahan gempuran umpan silang dari sayap Ceko pun patut diragukan.
Keunggulan bola-bola atas Ceko sudah jelas, Schick dan Souček sama-sama pemain kuat dengan tinggi di atas 190 cm. Bola mati dan umpan silang dari sayap yang dihujamkan ke kotak penalti jelas jadi senjata utama, sementara lini belakang Afrika Selatan memang kalah tinggi sejak awal dan sama sekali tidak cukup untuk menahan tekanan berkelanjutan. Tentu saja bukan tanpa risiko; saat tertinggal, mental Ceko kadang mudah terburu-buru, dan jika terlalu lama tak mampu membongkar pertahanan lawan, bisa saja muncul celah. Namun dalam performa normal, peluang mereka untuk menang jelas jauh lebih besar.
Menang berarti menang handicap, dan garis handicap ini tidak tergolong berlebihan