Putaran kedua Grup A Piala Dunia mempertemukan Ceko dan Afrika Selatan dalam duel hidup-mati di Atlanta. Kedua tim sama-sama menelan kekalahan pada laga pertama, sehingga pihak yang kalah pada pertandingan ini pada dasarnya akan mengucapkan selamat tinggal kepada fase gugur. Motivasi mereka tak perlu diragukan lagi.
Dari penampilan pada laga pembuka, Ceko memang kalah 1-2 dari Korea Selatan, tetapi jalannya pertandingan tidak sepenuhnya timpang. Korea Selatan hanya melepaskan 5 tembakan sepanjang laga, dengan 2 di antaranya berbuah gol, sehingga sistem pertahanan Ceko tidak benar-benar jebol total. Masalah tim ini lebih banyak terkonsentrasi di lini serang—koneksi antara Schick dan Hlozek belum terlalu mulus, sementara kemampuan lini tengah dalam menyalurkan bola juga terbatas. Namun, masalah-masalah ini bukan hal yang tak bisa diatasi. Ceko memiliki poros tengah berpengalaman di level Eropa yang dibangun oleh Soucek dan Coufal, dan secara keseluruhan kekuatan mereka tetap jelas lebih unggul daripada Afrika Selatan.
Afrika Selatan pada laga pertama kalah 0-2 dari Meksiko, hanya mencatat 3 tembakan dan semuanya tidak tepat sasaran. Ancaman mereka di lini serang nyaris tidak ada. Lebih fatal lagi, gelandang kunci Sithole sudah diusir keluar lapangan karena kartu merah pada menit ke-4 dan masih akan absen di laga ini, sementara gelandang utama lainnya, Zwane, juga terkena larangan bermain akibat kartu merah. Absennya dua gelandang sekaligus berarti organisasi lini tengah Afrika Selatan akan lumpuh total. Menghadapi lini tengah keras yang dipimpin Soucek, Afrika Selatan sangat sulit mendapat keuntungan apa pun dalam perebutan bola di tengah.
Untuk laga ini, awalnya Asian handicap dibuka Ceko -0,25, lalu naik menjadi -0,5 saat mendekati pertandingan, dengan harga tim tuan rumah naik dari level rendah 0,77 ke level menengah-tinggi 0,85-0,90. Kenaikan handicap itu sendiri merupakan sinyal bahwa institusi/bandar semakin percaya pada Ceko. Meski harga juga ikut naik, mengingat kondisi dasar Afrika Selatan yang kehilangan kekuatan di lini tengah, harga tinggi setelah kenaikan justru berfungsi sebagai penahan handicap, agar tidak membuat posisi Ceko terlalu panas. Jika institusi tidak optimistis terhadap Ceko, mempertahankan handicap -0,25 dengan harga rendah untuk menyerap dana akan menjadi langkah yang lebih masuk akal, bukan justru menaikkan handicap dan menambah tingkat kesulitan di sisi tuan rumah.
Dari sisi odds Eropa, peluang kemenangan tuan rumah turun dari kisaran awal 1,95-2,00 menjadi 1,85-1,90, hasil imbang naik dari 3,30-3,40 menjadi 3,50-3,60, sementara kemenangan tim tamu melonjak tajam dari 4,00-4,20 menjadi 4,50-5,00. Arah penyesuaian pasar dengan jelas mengarah ke tim tuan rumah.
Secara keseluruhan, Ceko memiliki skuad yang lengkap, keunggulan lini tengah yang jelas, sementara Afrika Selatan mengalami pengurangan kekuatan serius di lini tengah dan belakang. Kemenangan tuan rumah dalam laga ini adalah hasil yang sangat mungkin terjadi.
Rekomendasi Asian handicap: Ceko -0,5.
Referensi skor: 1-0, 2-0